Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Pendidikan Era Personalisasi: Niat baik, Pemahaman Ekosistem secara Menyeluruh vs Roadmap Pendidikan

Holaa, Yeni disini! 👋  ....  Kali ini sedikit ngomel yaa, diawali dari keresahan atas fenomena beberapa kebijakan pemerintah yang cukup kontroversial, terutama di bidang pendidikan. Sebut saja Merdeka Belajar, Permendikbudristek No. 44 dan 500 tahun 2024, peniadaan UN di era Nadiem Makarim, dan kini di era menteri yang baru UN akan diadakan lagi. Hmmm... Bikin bingung, kan? Layanan Digital Aja "Paham", Masa Kebijakan Pemerintah Enggak ? ðŸ¤” Saat ini kita berada pada era Industri 4.0 sejak awal abad ke-21 (2001) yang ditandai dengan perkembangan teknologi seperti internet of things (IoT), cloud computing, big data, dan kecerdasan buatan (AI). Tidak lama tahun 2016 jepang mulai memperkenalkan konsep Society 5.0. Lebih maju dengan dasar industri 4.0, Society 5.0 lebih manusiawi dengan menekankan pada kolaborasi antara manusia dan teknologi untuk menciptakan nilai tambah dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Di era Industri 4.0 dan Society 5.0 ini, kita dimanjakan de...

Tetap Menjadi Manusia di Era AI: Pentingnya Basis Kompetensi Diri Sebelum Tenggelam Bersama AI

Holaa, Yeni disini! 👋 Pernah membayangkan hidup  bersama teknologi super canggih yang bisa melakukan hampir segalanya?  Selamat datang di era Artificial Intelligence (AI)!  Mulai dari asisten virtual yang siap siaga (yang kadang salah tangkep omongan kita, haha!), rekomendasi konten yang sesuai selera (sampe bikin lupa waktu deh!), hingga alat bantu penelitian yang memudahkan pekerjaan, AI hadir di hampir setiap aspek kehidupan kita. Memang, AI dirancang untuk membuat hidup lebih mudah. Tapi, di tengah  kemudahan yang ditawarkan, ada  pertanyaan  penting yang perlu kita renungkan: bagaimana kita tetap menjadi manusia seutuhnya di era AI?  Jadi banyak timbul pertanyaan juga apakah AI akan menggantikan manusia? Tenang, selama kita punya "basis kompetensi diri" yang kuat,  kita  nggak  akan  kalah  saing  sama  robot! 💪 Di sinilah pentingnya "basis kompetensi diri". Ibarat kapal yang berlayar di lautan lepas, "basis ko...