Postingan

Tetap Mekar 🌸, Tetap Berakar 🌱

Gambar
Ada sebuah ironi yang jarang dibicarakan, yakni semakin seseorang berusaha menjaga ketulusan, semakin sering pula ia diuji oleh dunia yang belum tentu siap menerimanya. Sebab ketulusan tidak selalu dibalas dengan kelembutan. Kadang, justru dari sanalah seseorang mengenal kecewa, pengkhianatan, dan niat baik yang tidak dihargai. Orang yang tulus sering disalahpahami. Diamnya dianggap lemah. Sabarnya dianggap tidak punya batas. Maafnya dianggap sebagai izin untuk disakiti lagi. Padahal, di balik sikapnya yang lembut, ada perjuangan panjang untuk tidak berubah menjadi seperti orang-orang yang pernah melukainya. Biasanya, ia punya empati yang luas. Ia peka pada suasana, pada ketegangan yang tidak diucapkan, pada ketimpangan yang dianggap biasa, pada luka yang disembunyikan, dan pada ketidakadilan kecil yang sering dilewati begitu saja. Ia tahu ketika sebuah tempat tidak benar-benar sehat. Ia bisa merasakan relasi yang timpang, seseorang yang tersisih, atau sistem yang pelan-pelan melukai, ...